Spesifikasi Moto Razr 60 Terungkap! Saingan Baru Samsung Flip

4 Min Read

Suararakyatnusantara.com, Jakarta – Persaingan di segmen premium ponsel lipat Indonesia dipastikan akan semakin ketat. Motorola melalui perangkat clamshell terbarunya, Moto Razr 60, telah memberikan sinyal kuat peluncuran resmi di Tanah Air setelah berhasil menuntaskan proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pencapaian ini merupakan lampu hijau yang mengindikasikan bahwa ponsel lipat generasi terbaru tersebut siap dipasarkan secara luas dalam waktu dekat.

Kedatangan Moto Razr 60 Indonesia tentu menjadi angin segar bagi konsumen yang mendambakan lebih banyak pilihan di tengah dominasi merek tertentu di pasar foldable. Perangkat ini diklaim membawa sejumlah peningkatan signifikan dari pendahulunya, Moto Razr 50, menjanjikan kombinasi desain ikonik yang tipis dan ringan, dipadukan dengan hardware bertenaga yang kompetitif. Keberhasilan dalam memenuhi persyaratan TKDN juga menegaskan komitmen Motorola terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan pada situs resmi TKDN Kemenperin, Moto Razr 60 terdaftar dengan nomor model XT2553-9. Perangkat ini mencatat nilai TKDN sebesar 35,35 persen, angka yang melampaui batas minimum 35 persen yang disyaratkan oleh pemerintah untuk peredaran perangkat seluler berteknologi 4G dan 5G di pasar domestik. Meskipun Motorola Indonesia belum secara resmi mengumumkan tanggal rilis pastinya, lolosnya sertifikasi ini secara umum menjadi tahapan administratif akhir sebelum pengumuman peluncuran.

Spesifikasi Lengkap Moto Razr 60

Moto Razr 60 dirancang sebagai penerus Razr 50, mempertahankan gaya lipat vertikal (clamshell) yang ringkas. Perangkat ini diklaim menonjolkan profil yang sangat tipis dan ringan, hanya memiliki bobot 188 gram dengan ketebalan hanya 7,3 mm saat dibuka, menjadikannya salah satu yang paling ergonomis di kelasnya.

Ponsel ini sendiri telah resmi dirilis secara global pada 25 April 2025 dengan membawa konfigurasi teknis yang menarik, antara lain:

  • Layar Utama (Internal): Berjenis foldable LTPO AMOLED berukuran luas 6,9 inci dengan resolusi 1080×2640 piksel dan dukungan teknologi HDR10+.
  • Layar Eksternal (Cover): Berukuran 3,6 inci dengan resolusi 1056×1066 piksel dan dilengkapi perlindungan tangguh Gorilla Glass Victus.
  • Dapur Pacu: Ditenagai chipset kelas menengah atas MediaTek Dimensity 7400X yang dibangun dengan fabrikasi 4 nm.
  • Memori: Disandingkan dengan RAM 8 GB dan kapasitas penyimpanan internal 256 GB (tanpa dukungan slot kartu memori eksternal).
  • Kamera: Memiliki pengaturan kamera utama ganda, terdiri dari sensor utama 50 MP yang sudah didukung fitur OIS (Optical Image Stabilization), dan kamera ultra-wide 13 MP. Sementara itu, kamera depan disematkan sensor 32 MP yang mampu merekam video hingga kualitas 4K.
  • Baterai dan Ketahanan: Dibekali baterai berkapasitas 4.500 mAh yang mendukung pengisian daya kabel cepat 30 W dan nirkabel 15 W. Perangkat ini juga mengantongi rating tahan air IP48.

Potensi Pasar Ponsel Lipat Indonesia

Kehadiran Moto Razr 60 di pasar Indonesia akan menciptakan dinamika baru. Saat ini, segmen Ponsel Lipat Terbaru 2025 di Indonesia masih didominasi oleh dua pemain besar, yaitu Samsung dengan seri Galaxy Z Flip-nya dan Oppo.

Dengan membawa keunggulan pada sektor desain yang ramping, chipset MediaTek Dimensity 7400X, dan fitur fast charging yang memadai, Motorola berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari alternatif smartphone foldable dengan spesifikasi premium dan harga yang kompetitif. Konsumen kini hanya perlu menanti pengumuman resmi dari Motorola terkait jadwal peluncuran dan harga jual retail di Indonesia.

Bagikan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version