Pemerintah Siapkan Diskon Tol Nataru dan Mudik Lebaran, Ini Jadwal dan Aturannya

admin
3 Min Read

Suararakyatnusantara.com, Jakarta – Pemerintah tengah membahas rencana pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), serta arus mudik dan balik Idulfitri 2026 mendatang. Diskon ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus membantu pemerataan arus kendaraan pada masa puncak mobilitas.

Pembahasan program tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama sejumlah badan usaha jalan tol (BUJT). Seperti kebijakan di tahun-tahun sebelumnya, diskon tarif tol menjadi salah satu strategi manajemen lalu lintas untuk mengurangi potensi kemacetan parah di titik-titik jalur padat, terutama pada ruas jalan tol Trans Jawa.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan bahwa koordinasi dengan operator jalan tol telah berlangsung untuk menyusun skema potongan tarif yang sesuai. Ia menyebut pola ini kemungkinan besar akan serupa dengan pelaksanaan sebelumnya.

“Untuk masa liburan Nataru, kita sudah mulai berdiskusi dengan badan usaha jalan tol agar mereka bersedia kembali memberikan potongan harga seperti tahun lalu, sekitar 20 persen,” ujar Dody saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Jangan lewatkan  Serial Stop-Motion ‘My Melody & Kuromi’ Tayang 24 Juli di Netflix, Hadirkan LE SSERAFIM & Gen Hoshino

Menurutnya, pembahasan tidak hanya mencakup libur Natal dan Tahun Baru, tetapi juga persiapan arus mudik Lebaran 2026, mengingat waktu kedua momentum tersebut relatif berdekatan.

“Kita tidak hanya bicara Nataru, tapi juga persiapan Idulfitri karena waktunya berdekatan. Dua hal ini sedang kami bahas agar bisa berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Selain memberikan keringanan biaya perjalanan, kebijakan ini dinilai penting sebagai langkah teknis untuk mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi pada hari-hari puncak mudik maupun arus balik.

“Kalau semua kendaraan menumpuk di waktu bersamaan, itu bisa menyebabkan kemacetan parah. Jadi, potongan tarif ini diharapkan bisa membuat arus kendaraan lebih lancar,” kata Dody.

Namun demikian, Dody mengakui bahwa proses negosiasi tidak selalu mudah. Diskon tarif tol berpengaruh langsung terhadap pendapatan operator jalan tol, sehingga diperlukan kesepakatan yang seimbang. Meski begitu, pemerintah optimistis kebijakan serupa dapat kembali diterapkan.

Pengumuman Resmi Menyusul

Dody memastikan bahwa pengumuman resmi mengenai periode pemberlakuan diskon tarif tol akan disampaikan setelah finalisasi pembahasan bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Insyaallah, kami akan umumkan bersama Menteri Perhubungan dan Menko Perekonomian terkait insentif perjalanan untuk perayaan Nataru dan Idulfitri nanti,” tutupnya.

Rincian teknis seperti ruas tol yang mendapatkan diskon, syarat waktu perjalanan, hingga pembagian jadwal pelaksanaannya akan dipaparkan pada saat pengumuman resmi nanti.(*)

Bagikan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *