Suararakyatnusantara.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan komitmennya dalam mengatasi tantangan pengangguran dengan meluncurkan terobosan digital, yakni aplikasi Nyari Gawe. Platform mobile inovatif ini dirancang sebagai jembatan efisien antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja lokal, sekaligus menjadi kunci dalam program Digitalisasi Ketenagakerjaan di Jawa Barat.
Kehadiran Aplikasi Pencari Kerja Jawa Barat ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan praktik manual yang selama ini membebani para pencari kerja. Dengan sistem yang terintegrasi, Nyari Gawe memungkinkan masyarakat untuk mengakses ribuan Lowongan Kerja Jabar secara cepat dan praktis, langsung melalui perangkat seluler mereka.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jabar untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih transparan dan berbasis data, guna memetakan potensi dan kebutuhan tenaga kerja di wilayah industri strategis seperti Indramayu, Karawang, dan Bekasi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara langsung meresmikan platform ini sebagai solusi konkret untuk membuka peluang kerja baru. Inisiatif ini tidak hanya sekadar digitalisasi, namun juga menjanjikan efisiensi proses rekrutmen.
Dalam peluncurannya, Gubernur Dedi Mulyadi memastikan bahwa aplikasi ini akan menjadi alat yang kuat untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, sekaligus menjamin proses yang lebih objektif dan adil bagi seluruh warga Jabar.
Penghubung Cepat Pekerja dan Industri
Gubernur Dedi Mulyadi menuturkan bahwa aplikasi ini dihadirkan untuk mempercepat proses rekrutmen tenaga kerja lokal. Menurutnya, kini para pencari kerja tidak perlu lagi repot mengirim lamaran secara manual atau mendatangi perusahaan satu per satu.
“HRD akan langsung memanggil pelamar untuk seleksi, jadi tidak perlu repot melamar satu per satu,” jelas Dedi Mulyadi saat peluncuran aplikasi di Indramayu, Selasa (7/10/2025).
Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi ini menambahkan bahwa Nyari Gawe bukan sekadar program digitalisasi ketenagakerjaan, melainkan langkah konkret untuk membuka peluang kerja baru di daerah industri, seperti Kabupaten Indramayu.
Besarnya potensi aplikasi ini terlihat dalam acara peluncuran yang dihadiri langsung oleh sekitar 100 pencari kerja. Dalam acara tersebut, total 16 perusahaan membuka lowongan dengan 530 posisi yang tersedia. Bahkan, 17 perusahaan lainnya yang turut berpartisipasi secara daring (online) menjanjikan potensi hingga 11.500 lowongan hingga akhir tahun 2025.
Panduan Lengkap Menggunakan Aplikasi Nyari Gawe
Untuk memudahkan masyarakat dalam mencari dan melamar pekerjaan, aplikasi Nyari Gawe dirancang dengan alur yang sederhana dan mudah dipahami. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti:
Cara Membuat Akun di Aplikasi Nyari Gawe
Pengguna dapat memulai proses pencarian kerja dengan membuat akun terlebih dahulu melalui langkah-langkah berikut:
- Unduh aplikasi Nyari Gawe melalui Play Store atau lewat tautan khusus: s.id/appNyariGawe.
- Setelah terpasang pada perangkat, buka aplikasi dan pilih menu “Daftar Sekarang”.
- Pilih kategori “Pencari Kerja” untuk melanjutkan pendaftaran.
- Lengkapi data yang dibutuhkan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, e-mail, dan nomor HP, lalu klik “Berikutnya”.
Setelah berhasil masuk, lengkapi profil hingga 100 persen. Kelengkapan data ini penting agar sistem dapat memberikan rekomendasi pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang Anda.
Cara Mencari dan Melamar Pekerjaan
Setelah menyelesaikan proses pendaftaran dan melengkapi profil, Anda dapat langsung melamar pekerjaan dengan prosedur sebagai berikut:
- Login ke akun Nyari Gawe Anda.
- Pada menu utama aplikasi, pilih “Cari Lowongan”.
- Gunakan kolom pencarian untuk menemukan posisi atau bidang pekerjaan yang Anda inginkan.
Jika Anda menemukan pekerjaan yang cocok dengan kualifikasi, cukup tekan tombol “Lamar” untuk secara otomatis mengirimkan lamaran Anda.
Dengan mengikuti langkah di atas, proses mencari kerja menjadi jauh lebih praktis dan efisien tanpa perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk mendatangi perusahaan satu per satu.(*)
