Roblox Perketat Aturan Konten Demi Lindungi Anak, Konten Dewasa Kini Hanya Bisa Diakses 17+

admin
4 Min Read

Suararakyatnusantara.com, Jakarta –  Platform game populer Roblox resmi memperketat kebijakan kontennya dengan menerapkan serangkaian aturan baru. Kebijakan ini diumumkan setelah meningkatnya kekhawatiran orang tua, edukator, serta munculnya gugatan hukum terkait keamanan anak di bawah umur yang menggunakan Roblox.

Roblox dikenal sebagai salah satu platform game terbesar di dunia dengan lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan, termasuk anak-anak dan remaja. Namun, popularitasnya juga dibayangi kritik karena lemahnya pengawasan konten dan potensi interaksi tidak pantas antar pengguna. Beberapa kasus bahkan memicu gugatan hukum di Amerika Serikat, salah satunya dari Jaksa Agung Louisiana, Liz Murril, yang menyoroti sistem perlindungan anak di Roblox.

Menanggapi hal tersebut, Roblox mengambil langkah tegas dengan merilis aturan baru yang akan diterapkan bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Aturan ini mencakup pembatasan akses konten, pengawasan ruang pribadi dalam game, hingga penerapan sistem deteksi otomatis untuk mengawasi pelanggaran.

Pembatasan Konten Tanpa Rating

Roblox Perketat Aturan Konten

Dalam kebijakan terbaru, Roblox membatasi akses terhadap konten yang tidak memiliki rating usia resmi.

Jangan lewatkan  Batal! Diskon Listrik 50% Tak Masuk Daftar Stimulus Pemerintah Juni–Juli 2025

Jika sebelumnya pengguna berusia 13 tahun ke atas bisa mengakses konten tanpa rating, kini akses hanya diberikan kepada pengembang dan mitra resmi. Langkah ini diambil untuk mencegah anak-anak terekspos konten tidak pantas tanpa pengawasan orang tua.

Aturan Baru untuk Ruang Pribadi dan Lokasi Dewasa

Roblox juga memberlakukan aturan lebih ketat pada konten yang menampilkan ruang pribadi, seperti kamar tidur dan kamar mandi virtual.

Mulai sekarang, konten tersebut hanya bisa dimainkan oleh pengguna berusia minimal 17 tahun yang sudah melakukan verifikasi identitas. Hal yang sama berlaku untuk game dengan latar khusus dewasa, misalnya bar atau klub malam virtual.

“Upaya ini penting agar pengguna muda tetap terlindungi dari potensi interaksi yang tidak sesuai,” tulis Roblox dalam keterangannya, dikutip dari Engadget, Selasa (19/8/2025).

Sistem Deteksi Otomatis dan Penutupan Server

Selain pembatasan akses, Roblox memperkenalkan sistem otomatis untuk mendeteksi aktivitas yang melanggar aturan. Server yang sering menampilkan konten tidak pantas atau melanggar kebijakan akan ditutup sementara sampai pengembang melakukan perbaikan.

“Kami selalu memperbarui sistem moderasi kami untuk mencegah perilaku berbahaya dan eksploitasi,” kata pihak Roblox.

Respons di Indonesia: Menkomdigi Panggil Roblox

Kebijakan baru ini muncul di tengah sorotan pemerintah Indonesia terhadap Roblox. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid sebelumnya meminta Roblox agar mengikuti aturan perlindungan anak yang berlaku di Tanah Air.

Permintaan tersebut disampaikan saat pertemuan Meutya dengan perwakilan Roblox Asia Pacific di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/8/2025).

“Kami menekankan pentingnya menghormati dan menjalankan aturan perlindungan anak yang berlaku di sini,” ujar Meutya.

Menurutnya, sejumlah orang tua dan pendidik mengkhawatirkan paparan konten maupun interaksi yang tidak layak di Roblox. Bahkan, Kemendikdasmen sempat mengimbau siswa sekolah dasar dan menengah untuk tidak memainkan game tersebut sebelum perbaikan sistem keamanan dilakukan.

Jangan lewatkan  Lowongan Kerja SKK Migas Jakarta Terbaru, Ini Syarat dan Detailnya

Dengan aturan baru ini, Roblox menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perlindungan anak dan remaja yang menjadi mayoritas penggunanya. Meski begitu, efektivitas kebijakan ini masih akan bergantung pada implementasi serta pengawasan berkelanjutan dari pihak Roblox.

Pengguna di Indonesia diimbau untuk tetap berhati-hati, memastikan fitur kontrol orang tua diaktifkan, serta mengikuti perkembangan resmi terkait aturan baru platform ini.(*)

Bagikan artikel ini
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *