Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Beltim Buka Pendaftaran Bujang Dayang Belitung Timur Tahun 2024

Belitung Timur, suararakyatnusantara.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali membuka pendaftaran Bujang Dayang Belitung Timur tahun 2024 mulai 13 Mei-29 Mei 2024, Ajang pemilihan Bujang Dayang Belitung Timur merupakan kesempatan bagi pemuda pemudi Beltim untuk menunukkan potensi, bakat dan kontribusi untuk mempromosikan Kabupaten Beltim. Kamis (16/5/2024).

“Pemilihan Bujang Dayang yang dikemas dalam kegiatan Timor De Belitong 2024 sudah dibuka. Harapannya para muda-mudi yang punya potensi, minat dan niat berkontribusi mengembangkan pariwisata Beltim dapat mendaftarkan diri sebagai peserta Bujang Dayang Beltim,” kata Hendri selaku Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Beltim kepada Diskominfo SP Beltim.

Selama masa pendaftaran, pihaknya melakukan serangkaian kegiatan promosi melalui media sosial dan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan dan sekolah-sekolah di Beltim.

“Persiapan pemilihan Bujang Dayang Beltim ini sudah ke tahap sosialisasi ke kecamatan dan sekolah-sekolah di Beltim,” jelas Hendri.

Adapun syarat dan ketentuan pendaftaran Bujang Dayang tahun ini antara lain penduduk Beltim yang dibuktikan dengan KTP, berusia minimum 16 tahun dan maksimum 26 tahun serta memiliki tinggi badan minimum Bujang 165 cm dan Dayang 160 cm.

Syarat lainnya, yakni pendidikan minimal lulus SMA/SMK/mahasiswa, belum menikah, sehat jasmani dan rohani, memiliki pengetahuan umum, mampu berbahasa asing dan memiliki akun medsos yang aktif.

Sementara itu, Sekda Beltim Mathur Noviansyah mengatakan kegiatan Timor De Belitong 2024 akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pemilihan Bujang Dayang Belitung Timur, pekan inovasi daerah, pameran, lomba, kegiatan olahraga dan berbagai kegiatan menarik lainnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 2-7 Juli 2024 di Kota Manggar.

“Kita ingin menghimpun semua potensi di Beltim yang bisa dibranding dalam satu konsep yang ujungnya terwujud kesejahteraan masyarakat Beltim,” kata Mathur.

(*/RH)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *