Pihak Terkait Berbelit-Belit Dengan Waktu Pembongkaran Gerbang Gapura BCIF

Belitung, suararakyatnusantara.com – Ricuh mengenai gerbang festival (BCIF) yang sampai sekarang belum dirobohkan juga, akhirnya sampai ke masyarakat Belitung yg berdomisili di luar Belitung.

Salah satunya datang dari Hamlet Subekti yang berdomisili di Daerah Semarang Jawa Tengah mempertanyakan masalah gerbang Festival ini yang sampai sekarang belum dirobohkan juga. Senin (8/4/2024).

Apalagi dalam audiensi dengan masyarakat di awal acara Festival ini, PJ Bupati sudah bilang bahwa setelah acara ini selesai sesuai jadwal, maka semua ornamen Festival akan dilepas.

Dalam narasi WA yg disampaikan oleh Hamlet Ke kedua pejabat, PJ Bupati dan sekda Belitung berharap agar Pemkab Belitung menyikapi keinginan masyarakat agar gerbang tersebut di robohkan agar tidak terjadi gesekan di masyarakat.

Hamlet juga merasa malu kalau hal ini tidak disikapi segera oleh pejabat terkait, jangan sampai wibawa Pemkab Belitung
Jatuh hanya gara² urusan yang sedikit ini.

“Logika sederhananye, membongkar jauh lebih mudah ketimbang mendirikannya. Pun saat mendirikan dak banyak bunyi tau-tau la jadi,” ungkapnya.

Sementara itu PJ Bupati merespon terkait dengan WA Hamlet ini, dengan mengatakan,

“Insyaallah, tadik kamek diskusikan dengan kawan-kawan Panitia, berhubung pembongkaran mungkin banyak kendala teknis dilapangan. Sementara itu moment BCIF sudah selesai moment saat ini menjelang Idul fitri, maka akan dipasang tulisan sebagai ucapan “Selamat Merayakan Idul Fitri 1445 H/2024″ serta penambahan ornament Islami pada Gerbang. Secara Teknis ini lebih mudah dilakukan ketimbang Pembongkaran,”

“Intinye biak panitia tetap berkoordinasi dengan Kepolisian pak, kalok la kuang bongkar, tinggal di bongkar sajak,” tegasnya.

Respon ini langsung di jawab lagi oleh Hamlet kalau dirinya tidak setuju dengan jawaban dari PJ Bupati.

“Iye itu teknis bongkar, bagus. Tapi usa pula diterus ek ke Event-event nok lain, ape agik kaitan kan Islam. Ngasin kan ikam,” balas Hamlet.

Sebelumnya beredar bahasa WhatsApp dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung yang di kirim ke salah satu anggota Forum Peduli Melayu Belitung Bersatu dengan bahasa.

“Panitia sudah koordinasi dengan Kepolisian sebagai pihak berwenang, karena pembongkaran perlu pengamanan lalulintas dan lain-lain sebagai mane izin waktu pemasangan, info terakhir pihak Polres menyarankan untuk dibongkar setelah lebaran,” tulis Kepala Dinas Perhubungan.

Sampai berita ini naik ke Redaksi Media Online suararakyatnusantara.com, terkesan bahwa Pemkab Belitung dan Panitia BCIF tetap gerbang ini akan dipertahankan sampai Hari Raya Idul Fitri.

(Red/NS).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *