Gerak Cepat Tim Satreskrim Polres Belitung Amankan Aktivitas Tambang Tanpa Izin di HGU PT Rebin Mas Jaya

Belitung, suararakyatnusantara.com – Lahan Perkebunan Kelapa Sawit dalam Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Rebin Mas Jaya diduga telah dijarah oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga meninggalkan sisa lobang besar berdiameter luas lebih kurang diatas belasan meter dengan kedalaman kurang lebih 5 meter yang berlokasi di Desa Kacang Butor, kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Rabu (13/03/2024).

Nampak di lokasi tersebut terdapat 1 set mesin Tambang Inkonvensional (TI) lengkap beserta selang warna biru untuk penghantar air dan pipa putih berdiameter kurang lebih 4 dim yang masih melekat di mesin yang digunakan untuk menarik material pasir, tanah, air serta timah ke sakkan (tempat berkumpulnya pasir timah) yang berada tidak jauh dari lobang galian tambang.

Tidak jauh dari lokasi tambang, nampak juga 1 buah alat berat excavator jenis forester hitachi PC 200 warna orange parkir diantara rerimbunan pohon kelapa sawit.

Santo selaku Manager Human Resources Development (HRD) Rebin Mas Jaya membeberkan bahwa, pada hari ini rabu (13/03/2024) lebih kurang pukul 10.00 pagi sampai sore. Kami telah berkordinasi membuat laporan ke Polres Belitung dan Kejaksaan Negeri Belitung.

“Kami mewakili Management Perusahaan meminta kepada pihak berwajib agar tetap memproses serta menangkap pemilik mesin dan pemilik alat berat agar ada efek jera.

“Dikarenakan kami tidak mengetahui kepunyaan siapa mesin beserta alat berat tersebut yang telah merusak lahan HGU PT Rebin Mas Jaya,” ujar santo dengan nada geram.

Awak media suararakyatnusantara.com mendapatkan kiriman poto melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp yang isinya surat perintah kerja (SPK).

Kepala Unit Produksi Belitung, Sigit Prabowo menegaskan, apabila didapati Mitra-mitra PT Timah menambang diluar IUP/OP yang disepakati melalui Surat Perintah Kerja, Surat Perjanjian Kemitraan, Surat Permohonan Mitra Usaha Penambangan Timah Darat, Berita Acara Survey Lokasi, Berdasarkan titik koordinat lokasi tambang serta nama lokasi.

“Maka sepenuhnya proses hukumnya kita serahkan kepada pihak berwajib dalam hal ini kewenangan dari kepolisian negara Republik Indonesia,” tegas Sigit Prabowo.

Lebih lanjut Sigit menambahkan akan lebih memfokuskan pengamanan kegiatan pertambangan yang berada dalam IUP/OP PT Timah khususnya wilayah belitung.

“Seperti hasil produksi kemitraan agar tidak terjadi praktek praktek haram terkait pasir biji timah apabila kedapatan ada indikasi kecurangan dari mitra maka akan diberikan sanksi tegas berupa pencabutan surat perintah kerja,” ungkap Sigit.

Sementara Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Deki Marizaldi seijin Kapolres Belitung menyampaikan, memang telah menerima laporan dari pihak perusahaan terkait adanya aktifitas tambang dengan menggunakan alat berat excavator untuk menggali dilahan PT Rebin Mas Jaya.

“Pihak Polres belitung langsung bergerak cepat melakukan croscek dilapangan bersama sama dengan pelapor, dan dilokasi tempat kejadian sudah tidak ada aktifitas sama sekali. Kira-kira jarak 50 meter dari lobang galian ada alat berat jenis exsapator dan dalam keadaan diam terparkir tanpa ada melakukan aktifitas apapun.

“Kita akan terus melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi-saksi agar mendapatkan titik terang dari suatu perkara,” ucap Kasat Reskrim Polres Belitung.

(k4rn4).

admin

" MEDIA ONLINE YG SLALU MENYAJIKAN INFO TRENDING TERKINI, AKURAT, BERIMBANG DAN TERPERCAYA" ‼️

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *