“Banjir Dadakan Di Ruas Jalan Sudirman,Seberapa Besar Dana Pemeliharaan Rutin”…?

Belitung,SuaraRakyatNusantara.com-Disaat Hujan Datang Beberapa Pemilik Rumah, Toko Serta Bengkel Sepeda Motor Selalu Disuguhi Aktifitas Tambahan Yaitu Perlombaan Menghalau Air Agar Tidak Masuk Kedalam Ruangan.(9.9.22).
Sayangnya’ Perlombaan Tersebut Tidak Ada Juri Yang Menilai Dan Hadiahnya Pun Sisa Genangan Air Yang Menjadi Pekerjaan Tambahan Untuk Pemilik Beberapa Rumah Yang Terletak Di RT.35 RW.12 Dusun Aik Raya Desa Aik Raya Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung.

Sriyono Pekerja Rumah Makan Lamongan Menyampaikan Bahwasanya Terhitung Mulai Tanggal 18 Agustus 2022 Sampai Sekarang 9 September 2022 Telah Beberapa Kali Kami Mengalami Banjir Dadakan.
” Ini Sungguh Menimbulkan Ketidak nyamanan Bagi Kami Pelaku Usaha Kuliner Dan Tentunya Jadi Bahan Pertimbangan Untuk Konsumen Mampir Ke tempat Kami”Imbuhnya Dengan Memelas.

“Pantauan Dilapangan Hujan Diperkirakan Mengguyur Desa Aik Rayak Sekitar 1 Jam Dengan Intensitas Lebat,Mengakibatkan Air Masuk Kedalam Rumah Dan Sebuah Toko Parfum, Genangan Air Diteras Rumah Mencapai Ketinggian Kurang Lebih 15 centimeter.

“Nampak Jelas 3 Orang Berlomba Menghalau Air Dari Dalam Rumah Dan Toko Mengunakan Alat Seadanya.(9.9.22).

Kejadian Seperti Ini Sudah Sering Terjadi Bang. “Kami Merasakannya Sudah Lebih Dari 1 Tahun Sambil Mengambil Air Mengunakan Gayung Yang Biasa Digunakan Untuk Mandi Ungkap Muhamad”.

Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Belitung Meminta Agar Rekan-Rekan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Yang Tergabung Di Balai Pelaksana Jalan Nasional Bangka Belitung Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 2 Provinsi Bangka Belitung Agar Bergerak Cepat Serta Semaksimal Mungkin Mengatasi Banjir Dadakan Tersebut Tegas Taufik Rijani AMD.

Bertempat Disalah Satu Ruangan Kantor SATKER ( Satuan Kerja ) Pelaksananan Jalan Nasional Yang Beralamat Jalan Murai Desa Aik Rayak.

Anggoro “Salah Satu Staff PPK 4.2.1 Menyampaikan Bahwa Pekerjaan Yang Kita Lakukan Baru Sebatas Pemeliharaan Rutin Pembersihan Saluran Dalam Rangka Menyambut Kegiatan G20, Dananya Bersumber Dari Dana Rutin Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), Beliau Juga Mengakui Bahwa Memang Benar Didaerah Yang Terjadi Banjir Dadakan Belum Ditangani Tetapi Secepatnya Akan Dilakukan Perbaikan janjinya.
Lanjut Anggoro Mengungkapkan, “Bahwa Pekerjaan Pemeliharaan Rutin Tersebut Penggelolaannya Dikendalikan Sepenuhnya Oleh PPK, Setahu Saya Ya, dikerjakan Dengan Sistem Borongan Kepada Pihak Ke 3 Dengan Lugas Anggoro Menyampaikan.

Melalui Pesan Singkat WhatsApp Saat Dikonfirmasi Tentang Banjir Dadakan Serta Panjang Ruas Jalan Yang Menjadi Tanggung Jawab PPK 2.1.

SAJAT Kepala PPK 2.1 Berpendapat”Perlu ada Edukasi Kepada Masyarakat Dalam Hal Pembuatan Plat Akses Yang Memenuhi Standar Agar Air Hujan Tidak Terhalang Untuk Masuk Ke Saluran Dan Plat Akses Kios Itu Juga Perlu Di Bongkar Untuk Manhole Agar Orang Dapat Masuk Dengan Keperluan Membersihkan Saluran Air Tersebut Ujarnya.

Saat Disinggung Tentang Besaran Anggaran Pemeliharaan Rutin Yang Di Kerjakan Per 1 Tahun Anggaran Serta Sistim Pembayaran Upah Pekerja Apakah Borongan Atau Gaji Harian.

“Dengan Ringannya Kepala PPK 2.1 Mengatakan Maaf Saya Tidak Bisa Menjelaskan Secara Detail Sambil Mamasang Emoji Tertawa Di Pesan Singkat WhatsApp”.Mengakhiri Pembicaraan.(9.9.22)

Menjadi Pertanyaan Besar…?
Ada Apa Dengan Dana Pemeliharaan Yang Dikucurkan Oleh Pemerintah Melalui APBN, Hasil Dari Pendapatan Pajak Masyarakat Dan Diterima Oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 2,Dalam Hal Ini PPK 2.1 Sebagai Penguna Anggaran Menutup nutupi Tentang Besaran Pagu Anggaran…?
Mungkin Sang Pejabat Mengira Dana Tersebut Berasal Dari Kocek Pribadi Yang Bersangkutan…!

Fakta Lapangan Berkata Lain Saat Pengerjaan Pemeliharaan Rutin Didepan Terminal Bus Dengan Alamat Jalan Gaparman No 21 Kelurahan Lesung Batang Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung.
Pada Tanggal ( 13.08.2022 ) Salah Seorang Yang Katanya Pelaksana Lapangan Berinisial YN Saat Ditemui Awak Media Dengan Jujur Menyampaikan.

“Untuk Pekerja Harian Lepas Dibayar Kurang Lebih Rp.120.000 Perhari”.

Lanjut YN Bertutur Kami Sudah Mulai Bekerja Pada Bulan 2 (Februari), Kurang Lebih 6 Bulan Kalender Sudah Berjalan,Ruas Yang Menjadi Tanggung Jawab Saya Sepanjang 9200 Meter, Pekerjaan Ini Sifatnya Swakelola Ada 6 Orang Yang Ikut Bekerja 1 Orang Bertugas Nebas Rumput 1 Orang Ngeroundup 4 Orang Lainnya Bertugas Membersihkan Saluran Tuturnya.(IR).

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.