Dua Alat Berat excavator Lakukan Kegiatan Tambang Di Desa Lassar

Membalong,Suararakyatnusantara.com-Dua buah Alat Berat Excavator Merk Hitachi warna Orange Melakukan Aktifitas Loading tanah Untuk Tambang Timah Di Desa Lassar Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung, Disinyalir Aktifitas Pertambangan Masuk Dalam Wilayah HP ( Hutan Produksi ) Lassar dengan titik koordinat (-3°00’52.7,107°36’39.5″2).
Rd Salah Seorang Karyawan Tambang Timah Menyampaikan Bahwasanya Telah Tiga Bulan Kerja Diareal Tersebut , Lebih Lanjut Dia Menjelaskan Kalau Sekarang Hasil Tambangnya Sudah Agak Berkurang Paling Satu Hari Untuk Seset Alat Tambang Yang Menggunakan Mesin PS Hanya Mampu Menghasilkan Sebanyak Lima Puluh Kilogram,Seluruh Karyawan Kerja Kurang Lebih Sebelas Orang Yang Mengoperasikan Sebanyak Lima Set Alat Tambang,Tiga Buah Mesin PS,Dua Buah Mesin Panther Dan Untuk Mesin Penghantar Airnya Mengunakan Mesin Jenis Dompeng,” Untuk Mendukung Operasional Menggunakan Alat Berat Hitachi Jenis Excavator “.
Salah Seorang Operator Excavator Berinisial BJ Selepas kerja Mengatakan Dengan Lugas “Bahwa Alat Berat Yang Dia Operasikan Pemiliknya Orang Tanjung Pandan Berinisal HM Alias AS “.(30.7.22).

Berdasarkan Undang Undang Minerba Nomor 3 Tahun 2020 Pasal 158

“Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan
pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.OOO.000.000,00 (seratus miliar rupiah)”.

Serta melanggar UU kehutanan nomor 18/2013 Pasal 89 Orang perseorangan yang dengan sengaja:
melakukan kegiatan penambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf b; dan/atau membawa alat-alat berat dan/atau alat-alat lainnya yang lazim atau patut diduga akan digunakan untuk melakukan kegiatan penambangan dan/atau mengangkut hasil tambang di dalam kawasan hutan tanpa izin Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf a.

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah.(Ir)

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.