Aktifis Lingkungan Dipersekusi, Humas LSM INTEL : Itu Bertentangan Dengan Hukum

Aksi Ratusan masyarakat demo di depan rumah Yudi Sengak, Seorang aktifis lingkungan Pejuang Kelestarian Mangrove di Belitung Timur Pada Kamis (6/1/2022)

Belitung Timur, Suararakyatnusantara. Com- Seorang aktifis lingkungan pejuang kelestarian mangrove di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BABEL) di persekusi dan intimidasi oleh ratusan para penambang karena diduga persoalan tambang Illegal. Kamis (06/01/2022) kemarin.

Ia adalah Yudi Amsori atau akrab di panggil Yudi Sengak, Warga Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung. alih- alih memperjuangkan lingkungan agar tidak dirusak, justru ia didatangi ratusan yang mengaku sebagai penambang pasir bijih timah illegal di Kabupaten Belitung Timur.

Kejadian tersebut terekam dan sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, berdurasi 1 menit 5 detik. Terlihat Yudi Sengak menggunakan baju kaos hitam, celana pendek menghadapi ratusan pendemo yang menuntut ia untuk mencabut laporan dan meminta maaf. Yang lebih memprihatinkan ia justru disuruh untuk angkat kaki dari pulau Belitung

Mendengar kabar tersebut
Humas Lembaga Swadaya Masyarakat Informasi Team Lingkungan (LSM INTEL) Febry langsung angkat bicara dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) harus bertindak cepat.

” APH harus bertindak cepat, Selain bertentangan dengan hukum, tindakan persekusi dilarang dan itu bertentangan dengan Pancasila,” kata Febry.

Ia menduga ada “aktor” dibalik persekusi dan intimidasi Yudi Sengak. Karena menurutnya seseorang yang berjuang membela kelestarian lingkungan agar tidak dirusak, tapi kenapa justru ia dikecam oleh oknum- oknum yang mengatasnamakan penambang.

” Aneh, masa ia (Yudi Sengak- red) harus mencabut laporan, meminta maaf dan yang lebih menyedihkan ia malah mau diusir dari sini ( Belitung- red) seperti yang didalam video itu. Justru orang seperti itu harus di dukung bukan untuk di lawan,” ucapnya.

Ia menegaskan, jika menggunakan perspektif hukum pasal 66 UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, jelas bahwa setiap orang yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak dapat di tuntut secara pidana maupun perdata.

“Seharusnya Hukum di negeri ini harus bijak menyikapinya.Tangkap dan adili para penambang ilegal yang menjadi pelaku tindakan tidak bermoral seperti ini. (hn)

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.