Aktifis Lingkungan di Belitung Timur di Persekusi Dan Intimidasi, Gapabel Desak APH Harus Bertindak

Pria Berbaju hitam Yudi, seorang aktifis lingkungan Pejuang Kelestarian Mangrove di Kabupaten Belitung Timur

Belitung Timur, Suararakyatnusantara. Com
Ketua Gabungan Pecinta Alam Belitong (Gapabel) Yuda angkat bicara terkait ratusan masyarakat yang mendatangi rumah Salah satu aktifis lingkungan Belitung Timur. Kamis (06/01/2022) kemarin.

Ia menyikapi tindakan beberapa oknum yang mengatasnamakan penambang yang melakukan persekusi secara langsung kepada salah satu aktifis lingkungan Belitung Timur pejuang Pelestarian hutan mangrove Desa Sukamandi, Kabupaten Belitung Timur.

Dimana Seseorang atau sekelompok orang yang berusaha mempertahankan lingkungan dari aktifitas tambang ilegal malah terjadi mendapatkan persekusi dan intimadasi.

“lucu ketika seharusnya tindakan ini kita dukung sebagai cerminan untuk pelestarian hutan malah dilakukan tindakan yang melanggar hak azasi manusia karena mempertahankan lingkungan dari tambang ilegal. Ini kontradiktif, paradoksal dan tidak proporsional,” ujarnya.

Menurutnya, sungguh realitas yang mengecewakan, mestinya para pelaku tambang ilegal inilah yang harus dihukum seberat-beratnya dan diusir karena sudah merusak hutan mangrove dan daerah aliran sungai. Cost recovery dari keruskan yang ditimbulkan tak ternilai, dan ini sangat merugikan lingkungan.

” Untuk itulah kami Gabungan Pecinta Alam Belitong mendesak Aparat hukum untuk bertindak proaktif dalam menyikapi kasus ini bukan hanya terkesan diam dan mengaminkan apa yang terjadi atas kejadian tersebut. Negeri ini negeri hukum seharusnya diselesaikan secara hukum, tindakan Yudi Sengah seharusnya kita apresiasi bukan malah di intimidasi dan di persekusi seperti itu,” tegasnya.

Jika menggunakan perspektif hukum pasal 66 UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, jelas bahwa setiap orang yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak dapat di tuntut secara pidana maupun perdata.

Seharusnya hukum adalah panglima di negeri ini. Tangkap dan adili para penambang ilegal yang menjadi pelaku tindakan tidak bermoral seperti ini. Ia (Yudi Sengak- Red) sebagai pejuang lingkungan tidak seharusnya diberikan tindakan seperti itu seakan akan dan seolah olah malah Yudilah yang melakukan tindakan melawan hukum padahal jelas jelas bahwa Yudi berusaha untuk memperjuangkan lingkungan hidup tetap lestari, terlindungi dan berkelanjutan.

“Kami melihat bahwa kasus ini Semestinya aparat hukum mengambil tindakan tegas terhadap beberapa orang yang menjadi provokator dalam kejadian tersebut aturan hukumnya jelas bahwa tindakan persekusi dan intimidasi termasuk ranah pidana,” paparnya.

“Ayo buktikan bahwa hukum masih menjadi panglima di negeri ini. Jangan sampai dengan adanya kejadian tersebut menurunkan wibawa pemerintah dan aparat hukum karena melakukan pembiaran terhadap pelanggaran hukum,” tambahnya lagi. (Tim)

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.