MC. Tedja Permana Resmi Menjadi Ketua PWI Kabupaten Belitung Periode 2021-2024

Belitung, Suararakyatnusantara. Com – MC. Tedja Permana dilantik menjadi Ketua PWI Kabupaten Belitung Periode 2021-2024. Bertempat di Hotel Golden Tulip, Kabupaten Belitung. Sabtu (18/12/2021).

Ia berhasil duduk di kursi kepemimpinan Ketua PWI Kabupaten Belitung setelah mengalahkan Bastiar Riyanto yang juga maju menjadi Ketua PWI Kabupaten Belitung.

Dalam kata sambutannya ia menyampaikan, puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena sampai detik ini masih diberikan nikmat yang tiada tara oleh Nya. Dan karena kekuasaan Nya pula yang telah mempersatukan dalam kegiatan pelantikan pengurus PWI Belitung masa bakti 2021-2024 pada hari ini.

“Sebagai sebuah profesi maka sejatinya wartawan harus bernaung di dalam sebuah organisasi profesi sebagai bentuk penegasan atas profesionalitas profesinya serta sebagai bagian dari pembentukan kredibilitas wartawan itu sendiri,” ujar Tedja.

Menurutnya, sebagai organisasi profesi pertama dan tertua di negeri ini, lembaga PWI termasuk PWI Belitung memiliki maksud dan tujuan mulia dalam mengembangkan dan meningkatkan kinerja dan profesionalitas media dan pelaku media.

Untuk itu sejatinya wartawan adalah abdi atau hamba masyarakat yang sukarela dalam bekerja. Ia pembawa berita, penyuluh, pemberi penerangan, pengajak berfikir, serta pembawa cita- cita.

Demikian juga, wartawan menjadi perpanjangan lidah Satgas Covid-19 saat mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia agar segera vaksinasi lengkap karena Omicron, varian baru Covid-19 telah ditemukan di Indonesia.

Tidak hanya itu, wartawan juga menjadi wacth dog (anjing penjaga) yang akan menggonggong sangat keras ketika kebijakan pemerintah tidak pro rakyat.

Wartawan menyerap informasi dan merekam semua peristiwa yang terjadi dalam seluruh agenda kegiatan itu, untuk kemudian melaporkannya dalam sebuah reportase yang akurat dengan bahasa sederhana sehingga mudah dimengerti pembaca dari berbagai kalangan.

Dalam bekerja, wartawan dituntut jeli dalam melaporkan sebuah fakta apakah fakta itu patut dipublikasikan atau tidak. Tolok ukurnya apakah fakta itu mengandung nilai berita aktual, menarik, penting, magnitude, proximity, mendidik, informatif, menghibur, kontrol sosial serta human interest.

Reportase ditulis dengan memenuhi unsur 5W+1H serta cover multi side untuk menjawab 3W yakni what happen, what does it mean to me dan what should I do. Konsep penulisan berita seperti ini dikenal dengan konsep berita multi angel.

Profesi wartawan dengan cara kerjanya yang unik, membuat berberapa pihak terkadang risih bila berhadapan dengan wartawan. Mereka melihat wartawan itu sebagai sosok yang menakutkan, karena wartawan suka usil, selalu ingin tahu dan banyak tanya.

Hal ini tentu membuat mereka yang sedang punya masalah menjadi tak nyaman. Mereka tidak ingin persoalan yang mereka hadapi diketahui publik. Jika masalah tersebut terdengar oleh wartawan, maka wartawan akan mengungkit dan menulisnya di media.

Namun di sisi lain, sampai kapanpun profesi wartawan sangat dibutuhkan. Karena, mereka adalah jembatan antara penguasa, pemerintah atau lembaga apapun dalam menginformasikan suatu hal kepada masyarakat.

Wartawan juga sering dianggap dewa penolong, terutama jika berhasil membela hak orang yang tertindas. Yang lebih penting, wartawan itu tidak egois. Dia bekerja bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk banyak orang.

PWI Belitung beranggotakan wartawan yang kompeten terhadap profesinya ditandai dengan lulus uji kompetensi wartawan (UKW).

“Ke depan kita juga akan menggelar pelatihan jurnalistik serta UKW untuk wartawan yang ada di Belitung maupun Belitung Timur,” tutupnya (hn)

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.