Terkait MMEA Ilegal, Ansori: Masa Tidak Tahu Siapa Pengirimnya dan Ekspedisi Yang Digunakan, Tidak Masuk Akal

Belitung, Suararakyatnusantara. Com- Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dengan tegas dan cepat mengambil sikap terkait ribuan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) Ilegal yang diamankan pihak Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tanjungpandan
beberapa waktu yang lalu.

Sebanyak 10.515 botol minuman mengandung MMEA) Ilegal yang merugikan negara mencapai Rp16.874.325.000 miliar.

“Tentunya pihak Bea Cukai Tanjungpandan dan aparat penegak hukum untuk mengambil sikap tegas jangan sampai barang tersebut hilang begitu saja,” ujarnya, Senin (15/11).

Menurutnya, persoalan ini bukan lagi rahasia umum. Dan aparat penegak hukum juga sudah mengetahui untuk itu harus cepat ditindak lanjuti sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Lanjutnya lagi, secara mekanisme ribuan Miras tersebut tentu sudah terdata termasuk siapa pengirimannya. Termasuk kapal yang digunakan serta tempat atau gudang penyimpanan dari barang haram tersebut.

“Masa tidak tahu siapa pengiriman dan ekspedisi yang digunakan, tidak masuk akal kalau tidak tahu,” tanyanya dengan nada heran.

Ansori, bisa saja minuman beralkohol tersebut untuk disebarluaskan di Belitung mengingat Pulau Belitung merupakan daerah tujuan wisata.

“Tentu kami juga akan memantau permasalahan ini, apalagi barang ilegal tersebut diamankan di Belitung. Kami minta agar masalah ini di usut tuntas sesuai mekanisme dan aturan,” pungkasnya. (Tim)

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.