Terkait Ribuan Dus Minol Ilegal, Dugaan Adanya Keterlibatan Pengusaha Dari Pulau Belitung, Jerry Kurniawan: Kita Masih Dalam Penelitian

Belitung, Suararakyatnusantara. Com– Terkait pengamanan Ribuan dus Minuman Beralkohol (Minol) berbagai jenis merek dari luar negeri yang beberapa hari yang lalu, Senin (08/11/2021), diamankan petugas Bea Cukai Tanjungpandan bersama Tim Kanwil DJBC Sumatera bagian Timur sampai saat ini kepemilikan Minol tersebut masih tanda tanya. Jumat (12/11/2021).

Pada konferensi pers yang dilakukan oleh Bea Cukai Tanjungpandan, dengan mengundang berbagai awak media dan LSM untuk klarifikasi pemberitaan penindakkan Minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Tanjungpandan belum menemui titik terang terkait kepemilikan minol ilegal tersebut.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpandan, Jerry Kurniawan menyampaikan, penindakkan tersebut berawal bahwa adanya informasi ada kapal kayu yang membawa MMEA Ilegal dari luar negeri dengan tujuan Jakarta yang sudah memasuki wilayah perairan Belitung.

Dalam Penindakkan tersebut, petugas berhasil mengamankan 1021 Koli (10.515 botol) MMEA Ilegal ( Tanpa Dilekati Pita Cukai) dengan perkiraan total kerugian negara sekitar Rp. 16.874.325.000,00.

” Barang ini bukan ditujukan untuk konsumsi Pulau Belitung, tujuan akhir barang adalah Jakarta. Pulau Belitung hanya dijadikan tempat transit dalam rangka untuk mengelabui para petugas dan menggunakan modus kapal roro dengan alat angkut perusahaan ekspedisi,” jelas Jerry.

Saat ditanya wartawan Suararakyatnusantara. Com terkait penindakkan ribuan dus Minol adanya dugaan keterlibatan pengusaha dari Belitung maupun Pengusaha Belitung Timur, kepala bea cukai masih tidak terlalu banyak berkomentar.

” Kita masih dalam penilitian ya,” kata Jerry. (hen)

Avatar

Author: suararakyatnusantara.com

PT BAHTERA LAGA NUSANTARA ( SK MENKUMHAM RI NOMOR : AHU-0031126.AH.01.01.TAHUN 2021 TANGGAL 05 MEI 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.